Dasar uji kai kuadrat itu sendiri adalah membandingkan perbedaan frekuensi hasil observasi (O) dengan frekuensi yang diharapkan (E). Perbedaan tersebut meyakinkan jika harga dari Kai Kuadrat sama atau lebih besar dari suatu harga yang ditetapkan pada taraf signifikan tertentu (dari tabel χ2).
Uji Kai Kuadrat dapat digunakan untuk menguji :
1. Uji χ2 untuk ada tidaknya hubungan antara dua variabel (Independency test).
2. Uji χ2 untuk homogenitas antar- sub kelompok (Homogenity test).
3. Uji χ2 untuk Bentuk Distribusi (Goodness of Fit)
Sebagai rumus dasar dari uji Kai Kuadrat adalah :
Keterangan :
O = frekuensi hasil observasi
E = frekuensi yang diharapkan.
Nilai E = (Jumlah sebaris x Jumlah Sekolom) / Jumlah data
df = (b-1) (k-1)
Dalam melakukan uji kai kuadrat, harus memenuhi syarat:
- Sampel dipilih secara acak
- Semua pengamatan dilakukan dengan independen
- Setiap sel paling sedikit berisi frekuensi harapan sebesar 1 (satu). Sel-sel dengdan frekuensi harapan kurang dari 5 tidak melebihi 20% dari total sel
- Besar sampel sebaiknya > 40 (Cochran, 1954)
- Tidak boleh ada sel yang mempunyai nilai harapan lebih kecil dari 1 (satu)
- Tidak lebih dari 20% sel mempunyai nilai harapan lebih kecil dari 5 (lima)
Contoh Kasus:
Suatu survey ingin mengetahui apakah ada hubungan Asupan Lauk dengan kejadian Anemia pada penduduk desa X. Kemudian diambil sampel sebanyak 120 orang yang terdiri dari 50 orang asupan lauknya baik dan 70 orang asupan lauknya kurang. Setelah dilakukan pengukuran kadar Hb ternyata dari 50 orang yang asupan lauknya baik, ada 10 orang yang dinyatakan anemia. Sedangkan dari 70 orang yang asupan lauknya kurang ada 20 orang yang anemia. Ujilah apakah ada perbedaan proporsi anemia pada kedua kelompok tersebut.
Jawab :
HIPOTESIS :
Ho : P1 = P2 (Tidak ada perbedaan proporsi anemia pada kedua kelompok tersebut)
Ho : P1 ≠ P2 (Ada perbedaan proporsi anemia pada kedua kelompok tersebut)
PERHITUNGAN :
Untuk membantu dalam perhitungannya kita membuat tabel silangnya seperti ini :

Kemudian tentukan nilai observasi (O) dan nilai ekspektasi (E) :
Selanjutnya masukan dalam rumus :
Perhitungan selesai, sekarang kita menentukan nilai tabel pada taraf nyata/alfa = 0.05. Sebelumnya kita harus menentukan nilai df-nya. Karena tabel kita 2x2, maka nilai df = (2-1)*(2-1)=1.
Dari tabeli kai kudrat di atas pada df=1 dan alfa=0.05 diperoleh nilai tabel = 3.841.
KEPUTUSAN STATISTIK
Bila nilai hitung lebih kecil dari nilai tabel, maka Ho gagal ditolak, sebaliknya bila nilai hitung lebih besar atau sama dengan nilai tabel, maka Ho ditolak.
Dari perhitungan di atas menunjukan bahwa χ2 hitung < χ2 tabel, sehingga Ho gagal ditolak.
KESIMPULAN
Tidak ada perbedaan yang bermakna proporsi antara kedua kelompok tersebut. Atau dengan kata lain tidak ada hubungan antara asupan lauk dengan kejadian anemia.
REFERENSI
- Murti, Bhisma. Penerapan Metode Statistik Non Parametrik Dalam Ilmu-ilmu Kesehatan. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama, 1996.
- Sabri, L., Hastono, SP. Statistik Kesehatan.Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers. 2008
- Siegel, Sidney. Statistik Non Parametrik Untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama, 1992.
29 komentar:
terima kasih,, sekarang saya jadi tau bagaimana cara menghitung kai kuadrat dgn mudah ^^
Ada beberapa hasil penelitian yang sudah dipublikasikan di internet, yang menggunakan chi square, tetapi tidak sesuai dengan kaidah chi-square, membingungkan, tetapi setelah saya pelajari tulisan diatas jadi terang benderang
saya mw nanya...sebenarnya kapan digunakan uji chi, korelasi, dan regresi?? apa perbedaan penggunaan uji ini dalam kasus? tolong dijelaskan dengan bahasa yang mudah ya ^^
Uji chi digunakan, jika varaibel yang kita hubungkan merupakan data kategorik vs kategorik, contoh di atas Asupan lauk merupakan kategorik (baik, kurang) dan Anemipun demikian (Ya, tidak). Jika datanya berupa kategorik (misal: ya, tidak) vs numerik (misal : berat badan (kg)), maka uji yang dilakukan adalah UJI T. Sedangan jika datanya numerik (misal: berat badan)vs numerik (misal:umur), maka uji yang kita gunakan adalah uji korelasi. Sedangkan uji regresi, tergantung untuk keperluan analissnya. Bisa menjadi lanjutan analisis dari Uji korelasi, tapi dapt juga berfungsi sebagai uji statistik lainnya tergantung jumlah variabel dprediktornya.
Semoga bermanfaat.
Bisakah uji kai kuadrat digunakan untuk menguji 2 variabel independen dan 1 variabel dependen kuantitatif?
sangat membantu.. simple dan mudah dipahami.. trims buat adminnya..
terimakasih
mudah dimengerti sangat bermamfaat terima kasih
posting yang untuk tabel 2x3 mana min
mkasihgang
....
Bapak yang baik bisa kh chi squar di hitung mengunakan uji tetes semoga yang menjawab di lancarkan rezeki dan di beri kesehatan Amin
Terima kasih
terima kasih...
jika dibawah tabel uji chi squre bertuliskan "1 ceels (25,0%)have expected count lessthan 5. the minimum expected count is 4,02", artinya apa yah? apakah sy hrs beralih ke uji Fisher yah?
uji independensi diharapkan menghasilkan variabel yang dependen atau berhubungan agar bisa dilanjutkan analisis, namun bagaimana mengatasi jika variabelnya independen? terima kasih :)
terimakasih sangat membantu pak.....
pak saya mau tanya ni jadi saya kan uji normal data menggunakan chi square dengan spss 16. jadi ada pertanyaan dari dosen pembimbing saya kenapa chi square untuk mengetahui normal data melalui nonparametric sementara kita mau uji normal datanya.... saya jadi bingung pak.... tolong bantu saya pak.... saya dari universitas Flores Ende NTT
terimakasihhh...ini contoh dan penjelasan yang sangat bagus...thank you
Dari ketiga referensi itu sumber rumus itu yang mana mba melona
Terimakasih sangat membantu sekali. 👍
Kalau uji nya kategorik(baik cukup kurang)vs usia pake uji apa ?
Terima kasih
Terima kasih sangat membantu
Sangat membantu, Terima Kasih Min
Saya mau tanya pak, kenapa setiap uji yang dilakukan pada regresi logistik selalu dibandingkan dengan uji chi- square tabel dalam pengambilan keputusan. Terima kasih pak.
Saya tidak paham hehehehe
Ini ma mantap kali
Terimakasih telah berbagi pengetahuan yang sangat luar biasa dengan kami. Golife
Sangat bermanfaat! Artikel anda sangat luar biasa.. Terimakasih banyak. siopung
Posting Komentar